kangsetia1heri.com - Motuba dan Fenomena Harga yang Relatif. Beberapa waktu lalu, mbah Nico Siahaan memposting sebuah Honda Ferio yang didapatkan dari kawan di Magelang. Responsnya cukup ramai, banyak yang mengirim pesan menanyakan apakah mobil tersebut akan dijual kembali.
Jawabannya tidak. Mobil ini akan dibangun ulang.
Dari sini muncul satu fenomena klasik di dunia mobil tua (Motuba):
perdebatan harga murah dan mahal.
Padahal, dalam dunia Motuba, harga itu relatif dan tidak bisa disamakan untuk semua unit meskipun:
- Tahun produksi sama
- Tipe dan model sama
Kenapa Harga Motuba Bisa Berbeda?
Harga Motuba tidak bisa hanya mengacu pada marketplace. Banyak faktor yang menentukan nilai sebuah mobil tua, antara lain:
- Kondisi mesin dan kaki-kaki
- Kelengkapan dan orisinalitas
- Riwayat perawatan rutin
- Peremajaan part vital
- Pemakaian harian atau koleksi
Dua mobil dengan tahun yang sama bisa punya harga berbeda jauh karena faktor-faktor tersebut.
Ekspektasi Tinggi, Tawarannya Rendah
Fenomena yang sering terjadi saat ini adalah:
- Pembeli berekspektasi mobil siap pakai
- Tapi menawar jauh di bawah harga
Padahal:
- Kondisi sudah dijelaskan
- Bon peremajaan ditampilkan
- Mobil jelas dirawat
Ujungnya, penjual hanya bisa tersenyum melihat tawaran yang tidak masuk akal.
Logika Sederhana Memelihara Motuba
Kalau kita memelihara Motuba dengan benar:
- Servis rutin jalan
- Part aus diganti
- Peremajaan dilakukan
Semua itu butuh biaya.
Saat mobil dijual kembali:
- Wajar jika penjual percaya diri menjelaskan spesifikasi panjang lebar
- Wajar jika harga dipasang di atas pasaran
- Biaya perawatan selama pemakaian tidak dihitung sebagai keuntungan
Sebaliknya, mobil murah tapi terlihat bagus di iklan sering kali:
- Foto hasil comot
- Kondisi asli jauh dari ekspektasi
Penyakit Umum Pembeli Motuba Murah
Banyak keluhan Motuba bermula dari:
- Cari harga termurah
- Dipikir “nanti dibenerin sambil jalan”
Saat masuk bengkel:
- Ketahuan mobil sudah banyak diakali
- Biaya perbaikan membengkak
- Akhirnya diakali lagi supaya tetap bisa dipakai
Inilah yang sering disebut: miara pusing berkepanjangan.
Bangun Motuba Murah: Seni atau Ilusi?
Ada juga yang beralasan membeli Motuba murah karena:
“Ada seninya membangun mobil tua.”
Memang ada seninya, tapi realitanya:
- Banyak part harus diganti
- Waktu pengerjaan lama
- Biaya total justru lebih mahal
Jika dijumlahkan, sering kali:
Harga beli + biaya bangun > harga mobil siap pakai
Kesimpulan: Pakai Logika Saat Membeli Motuba
Hidup adalah pilihan, begitu juga membeli Motuba.
Namun sebelum memilih, gunakan logika.
Harga murah, kondisi bagus, siap pakai?
👉 Lebih sering hanya dongeng.
Pertanyaan paling jujur:
Kalau Motuba Anda terawat dan rapi, ikhlas tidak jika ditawar murah?
sumber : postingan mbah nico siahaan di Motuba pada tanggal 14 Desember 2025.
0 Komentar