Rekomendasi Shock Belakang Supra X 125 Ukuran 340 mm Harga di Bawah 400 Ribuan, Nyaman Buat Harian

kangsetia1heri.com - Rekomendasi Shock Belakang Supra X 125 Ukuran 340 mm Harga di Bawah 400 Ribuan, Nyaman Buat Harian

Pemilik Honda Supra X 125 pasti paham betul, kenyamanan motor bebek legendaris ini sangat dipengaruhi oleh shock belakang. Apalagi kalau motor dipakai harian, boncengan, atau sering ketemu jalan bergelombang khas Indonesia.

Rekomendasi Shock Belakang Supra X 125 Ukuran 340 mm Harga di Bawah 400 Ribuan, Nyaman Buat Harian

Banyak yang tanya di komunitas SUPRA X 125 INDONESIA,

“Shock belakang Supra X 125 ukuran 340, budget under 400 ribu, yang empuk tapi nggak mentul, rekomendasi apa?”

Nah, berikut rangkuman shock belakang Supra X 125 340 mm yang terbukti nyaman, mudah dicari, dan ramah kantong berdasarkan pengalaman pengguna dan diskusi komunitas.

Kenapa Supra X 125 Cocok Pakai Shock 340 mm?

Secara standar, Supra X 125 memang ideal di ukuran 340 mm, karena:

  • Posisi motor tetap seimbang
  • Tidak membuat buntut terlalu tinggi
  • Handling stabil buat harian & boncengan
  • Rantai dan swing arm tetap aman

Naik ukuran atau turun terlalu jauh justru bikin motor terasa aneh atau cepat capek dipakai.

1. KYB Zetto – Pilihan Aman & Nyaman

💰 Harga: ± Rp300–350 ribuan
📏 Ukuran: 340 mm
⚙️ Karakter: Empuk, stabil, minim mentul

KYB Zetto jadi pilihan “main aman” buat harian. Banyak pengguna Supra yang bilang:

  • Nyaman dipakai jalan rusak
  • Enak buat boncengan anak/sembako
  • Tidak terlalu keras, tapi juga nggak amblas

Shock ini cocok buat yang pengin rasa standar tapi lebih fresh dibanding shock lama yang sudah lemah.

2. RCB A3 – Harian Plus Tampilan Lebih Cakep

💰 Harga: ± Rp350–390 ribuan
📏 Ukuran: 340 mm
⚙️ Fitur: Preload adjustable

RCB A3 sering dipilih karena:

  • Ada setelan kekerasan
  • Tampilan lebih modern
  • Cukup awet untuk pemakaian rutin

Kalau dipakai solo, setelan empuk sudah cukup nyaman. Tinggal diputar kalau sering boncengan.

3. Scarlett 8999 – Murah Tapi Banyak Peminat

💰 Harga: ± Rp250–300 ribuan
📏 Ukuran: 340 mm
⚙️ Karakter: Sedikit empuk, cocok harian santai

Shock ini cukup populer di kalangan pengguna bebek:

  • Harga ramah
  • Mudah dipasang
  • Cocok buat motor harian yang nggak dikejar performa

Catatan: jangan berharap karakter sporty, tapi untuk pakai kerja & pulang-pergi, sudah cukup.

4. Shock Ori Honda Verza (Copotan) – Hidden Gem

💰 Harga: ± Rp200–350 ribuan (tergantung kondisi)
📏 Ukuran: 340 mm
⚙️ Karakter: Empuk, stabil, khas Honda

Ini favorit banyak suhu 👌
Shock belakang Honda Verza dikenal:

  • Sangat nyaman
  • Tidak mentul
  • Kuat untuk boncengan

Kalau dapat kondisi bagus (tidak bocor), ini salah satu pilihan terbaik di bawah 400 ribu.

5. KNZ Heavy Duty – Kuat Angkut, Anti Amblas

💰 Harga: ± Rp300–380 ribuan
📏 Ukuran: 340 mm
⚙️ Karakter: Lebih keras, kuat beban

Banyak dipilih oleh pengguna yang sering:

  • Boncengan dewasa
  • Bawa barang
  • Jalan rusak ekstrim

Empuknya memang kalah dari Verza atau KYB, tapi daya tahannya juara.

6. Ride It Adjustable – Murah dan Ada Setelan

💰 Harga: ± Rp200 ribuan
📏 Ukuran: 340 mm
⚙️ Fitur: Preload adjustable

Buat yang super budget, Ride It cukup menarik:

  • Ada setelan
  • Harga ramah
  • Cocok untuk pemakaian ringan

Pastikan pemasangan rapi dan setelan sesuai berat badan.

Rekomendasi Shock Belakang Supra X 125 Ukuran 340 mm Harga di Bawah 400 Ribuan, Nyaman Buat Harian

Rekomendasi Berdasarkan Kebutuhan

KebutuhanRekomendasi
Harian nyaman, jarang boncenganKYB Zetto
Harian + tampilanRCB A3
Budget minimScarlett / Ride It
Nyaman maksimalOri Verza copotan
Angkut beratKNZ Heavy Duty

Kesimpulan

Untuk Supra X 125 harian, shock belakang 340 mm under 400 ribu itu banyak pilihan bagus, tinggal sesuaikan kebutuhan:

  • Mau empuk → Verza / KYB
  • Mau awet angkut berat → KNZ
  • Mau murah tapi fungsional → Scarlett / Ride It

Yang paling penting, jangan cuma lihat merek, tapi:

  • Sesuaikan berat badan
  • Frekuensi boncengan
  • Kondisi jalan sehari-hari
"Pake orinya verza jos jis enak banget " pungkas bro Ahmad Syarif Hidayat.

Posting Komentar

0 Komentar