kangsetia1heri.com - Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE, Apa Bedanya? Ini Perbandingan Fitur, Mesin dan Harga. Kalau melihat sekilas, Mitsubishi Xforce HEV dan Xforce bermesin bensin alias ICE memang seperti saudara kembar. Desain bodinya masih membawa karakter Elevated Urban SUV, tetapi ternyata ada cukup banyak perbedaan ketika diperhatikan lebih detail.
Kehadiran Mitsubishi New Xforce HEV di Indonesia pada 2026 membuat konsumen kini punya pilihan baru. Tidak hanya soal memilih Xforce dengan mesin bensin konvensional, tetapi juga mempertimbangkan teknologi hybrid yang menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik.
Menariknya, perbedaannya bukan sekadar pada sumber tenaga. Ada ubahan pada eksterior, interior, fitur berkendara sampai karakter penggunaan sehari-hari.
Lantas, apa bedanya Mitsubishi Xforce HEV dengan Xforce ICE? Dan berapa selisih harganya? Yuk kita bedah pelan-pelan.
Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE: Bedanya di Mesin
Perbedaan paling besar tentu berada di balik kap mesin.
Xforce ICE menggunakan mesin bensin 4A91 MIVEC berkapasitas 1.5 liter yang dipadukan dengan transmisi CVT. Mesin ini menghasilkan tenaga 104 dk dengan torsi maksimum 140 Nm.
Sementara itu, Xforce HEV menggunakan mesin bensin 4A92 MIVEC 1.6 liter yang bekerja bersama motor listrik, generator, baterai lithium-ion, Power Control Unit (PCU), serta transmisi 2-speed transaxle.
Di atas kertas, mesin bensinnya menghasilkan tenaga 104 dk dan torsi 134 Nm. Namun motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 114 dk dengan torsi mencapai 255 Nm.
Sistem hybrid tersebut menggunakan konfigurasi series-parallel hybrid, sehingga sumber tenaga dapat dikelola sesuai kondisi berkendara.
Jadi, kalau Xforce ICE mengandalkan mesin bensin dan CVT, Xforce HEV mempunyai lebih banyak komponen untuk mengatur distribusi tenaga secara efisien.
Buat penggunaan harian di perkotaan, karakter motor listrik dengan torsi besar tentu menjadi salah satu hal menarik dari Xforce HEV.
Drive Mode Xforce HEV Lebih Banyak
Perbedaan berikutnya ada pada pilihan mode berkendara.
Xforce ICE mempunyai empat drive mode, yaitu:
- Normal
- Wet
- Gravel
- Mud
Sedangkan Xforce HEV mendapatkan tujuh drive mode.
Artinya, pengemudi Xforce HEV mempunyai lebih banyak pilihan karakter berkendara yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan.
Keduanya tetap mendapatkan penyempurnaan suspensi atau Refined Suspension, sehingga Mitsubishi tidak hanya mengejar efisiensi melalui sistem hybrid, tetapi juga mempertahankan karakter kenyamanan Xforce.
Tampilan Xforce HEV dan ICE, Mirip Tapi Ada Pembeda
Kalau parkir bersebelahan, Xforce HEV dan ICE masih terlihat sangat mirip.
Namun Mitsubishi memberikan beberapa detail khusus untuk membedakan versi hybrid.
Xforce HEV mendapatkan:
- Emblem HEV
- Aksen grille warna silver
- Pelek 18 inci dengan desain aero
- Frameless panoramic roof
- Clear smoke taillight
Sementara Xforce ICE juga sudah memiliki sejumlah fitur eksterior menarik, termasuk frameless panoramic roof pada varian tertentu serta multi around monitor.
Jadi, jangan berharap perubahan desain ekstrem. Mitsubishi justru mempertahankan identitas Xforce supaya versi hybrid tetap mudah dikenali sebagai bagian dari keluarga yang sama.
Interior Xforce HEV Lebih Identik dengan Mobil Hybrid
Masuk ke kabin, perbedaan mulai terasa.
Xforce HEV mendapatkan electronic shifter serta tampilan monitor khusus untuk memperlihatkan aliran energi sistem hybrid.
Ada pula center arm rest drink cooler yang menjadi salah satu fitur menarik di kabinnya.
Untuk pendingin udara, baik Xforce HEV maupun Xforce ICE sudah menawarkan Dual Zone AC dengan Nanoe™ X pada konfigurasi yang sesuai.
Dengan demikian, Xforce HEV bukan sekadar mengganti mesin bensin menjadi hybrid. Mitsubishi juga memberikan beberapa sentuhan berbeda pada pengalaman berkendaranya.
Bagaimana dengan Xforce ICE?
Buat konsumen yang belum membutuhkan teknologi hybrid, Xforce ICE tetap menarik karena pilihan variannya lebih familiar.
Saat ini Xforce bermesin bensin ditawarkan dalam varian Exceed dan Ultimate. Varian Ultimate mendapatkan sejumlah fitur yang tidak tersedia pada Exceed, antara lain:
- Drive Mode Selector
- Diamond Sense
- Auto Lighting Control
- Auto Rain Sensing
- Nanoe™ X
- Frameless Panoramic Roof
- Multi Around Monitor
- Room Lamp LED
Dengan kata lain, jangan melihat Xforce ICE hanya dari mesinnya saja. Varian Ultimate menawarkan kelengkapan yang cukup tinggi.
Perbandingan Spesifikasi dan Harga Mitsubishi Xforce HEV vs ICE
| Poin Perbandingan | Mitsubishi Xforce ICE | Mitsubishi New Xforce HEV |
|---|---|---|
| Teknologi | Internal Combustion Engine (ICE) | Hybrid Electric Vehicle (HEV) |
| Mesin bensin | 1.5L 4A91 MIVEC | 1.6L 4A92 MIVEC |
| Motor listrik | Tidak ada | Ada |
| Torsi motor listrik | – | 255 Nm |
| Transmisi | CVT | 2-speed transaxle |
| Sistem hybrid | – | Series-parallel hybrid |
| Mode berkendara | 4 mode: Normal, Wet, Gravel, Mud | 7 mode |
| Penggerak | Mesin bensin | Motor listrik, mesin bensin, atau kombinasi keduanya |
| Emblem khusus | Xforce | Emblem HEV |
| Grille | Desain Xforce standar | Aksen grille silver |
| Pelek | Desain standar sesuai varian | Pelek 18 inci desain aero |
| Panoramic roof | Tersedia pada varian tertentu | Frameless panoramic roof |
| Lampu belakang | Desain standar | Clear smoke taillight |
| Shifter | Konvensional sesuai varian | Electronic shifter |
| Monitor energi hybrid | Tidak ada | Ada |
| Pendingin kabin | Dual Zone AC + Nanoe™ X pada varian tertentu | Dual Zone AC + Nanoe™ X |
| Cooler box | Tersedia pada konfigurasi tertentu | Tersedia |
| Karakter utama | Praktis, mesin bensin konvensional | Efisiensi dan sensasi berkendara dengan motor listrik |
| Harga launching OTR Jakarta | Exceed Rp388 juta / Ultimate Rp399 juta | Rp445 juta |
| Selisih harga | – | Rp57 juta vs Exceed; Rp46 juta vs Ultimate |
Perbandingan Harga Mitsubishi Xforce HEV vs ICE
Nah, ini bagian yang biasanya paling bikin penasaran.
Berdasarkan informasi harga yang dipublikasikan Mitsubishi Motors Indonesia saat periode peluncuran, berikut perbandingannya:
| Varian | Harga OTR Jakarta |
|---|---|
| Xforce Exceed | Rp388 juta |
| Xforce Ultimate | Rp399 juta |
| New Xforce HEV | Rp445 juta |
Harga tersebut merupakan harga yang dicantumkan MMKSI untuk periode peluncuran.
Kalau dihitung dari harga tersebut, Xforce HEV lebih mahal Rp57 juta dibanding Xforce Exceed.
Sedangkan jika dibandingkan dengan Xforce Ultimate, selisihnya menjadi Rp46 juta.
Namun ada catatan menarik. Mitsubishi juga menyediakan Premium Package dengan tambahan Rp25 juta untuk pilihan tertentu. Paket ini memberikan sejumlah fitur tambahan seperti two-tone color, tailgate spoiler, Dynamic Sound Yamaha Premium, electric seat, electric tailgate, wireless charger, TPMS, ambient light dan tonneau cover.
Jadi, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat angka harga awal, tetapi juga membandingkan fitur yang didapat.
Lebih Worth It Xforce HEV atau Xforce ICE?
Menurut saya, jawabannya kembali kepada kebutuhan dan kebiasaan berkendara.
Kalau prioritasnya adalah harga beli lebih rendah, teknologi lebih sederhana dan tetap ingin SUV kompak dengan fitur lengkap, Xforce ICE bisa menjadi pilihan yang masuk akal.
Apalagi Xforce Exceed berada di angka Rp388 juta pada harga peluncuran yang diumumkan Mitsubishi.
Sementara itu, Xforce HEV cocok untuk konsumen yang memang menginginkan teknologi elektrifikasi, respons motor listrik serta sistem hybrid yang lebih kompleks.
Selisih Rp46-57 jutaan memang bukan angka kecil. Karena itu, keputusan membeli Xforce HEV sebaiknya bukan semata-mata karena sedang tren mobil hybrid.
Ada baiknya konsumen mempertimbangkan pola penggunaan mobil, jarak tempuh harian, kondisi jalan serta seberapa besar manfaat teknologi hybrid tersebut bagi kebutuhan pribadi.
Kesimpulan
Mitsubishi Xforce HEV dan Xforce ICE memang punya wajah yang hampir sama, tetapi jeroannya berbeda cukup jauh.
Xforce ICE mengandalkan mesin bensin 1.5 liter dan CVT, sedangkan Xforce HEV membawa mesin 1.6 liter yang dipadukan dengan motor listrik, baterai lithium-ion dan sistem series-parallel hybrid.
Xforce HEV juga mendapatkan beberapa pembeda seperti emblem HEV, grille silver, pelek aero 18 inci, clear smoke taillight, electronic shifter dan monitor aliran energi.
Dari sisi harga, Xforce ICE masih menjadi pilihan yang lebih terjangkau. Pada harga peluncuran yang diumumkan MMKSI, Xforce Exceed berada di Rp388 juta, Xforce Ultimate Rp399 juta, sementara New Xforce HEV Rp445 juta OTR Jakarta.
Jadi gampangnya begini: mau Xforce dengan harga lebih bersahabat, pilih ICE. Mau Xforce dengan teknologi hybrid dan motor listrik, siapkan budget lebih untuk HEV.
Yang pasti, hadirnya Xforce HEV membuat pilihan di kelas SUV kompak Mitsubishi menjadi semakin menarik. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan isi dompet masing-masing.
Sumber: Mitsubishi Motors Indonesia, data harga dan spesifikasi per Juli 2026. Harga OTR dapat berubah mengikuti kebijakan dan wilayah penjualan.
Well, itulah brosis Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE, Apa Bedanya? Ini Perbandingan Fitur, Mesin dan Harga
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
0 Komentar